== Ingatkan Perusahaan Tidak Lupa Akan Kewajibannya, dan Juga Menjaga Lingkungan dari Pencemaran serta dapat Bersinergi Bersama Membangun Daerah ==

 

UJOH BILANG – Dalam Rangka Penyelarasan Program Pemerintah dengan mengupayakan penerapan Corporate Social Responsibility (CSR) Kepada Perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Mahakam Ulu (Mahulu), Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh,SH.,ME menghadiri dan memimpin langsung Rapat Evaluasi dan Kerja Forum CSR, di Ruang Rapat Bappleitbangda. Jumat (10/6/21)

Hadir mendampingi Bupati, Wabup Mahulu Drs. Yohanes Avun, M.Si, Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan,SE.,MBA, Sekda Mahulu Dr. Stephanus Madang,S.Sos.,MM.

Dalam arahannya Bupati Mahulu Bonifasius mengatakan bahwa Rapat Evaluasi dan Kerja Forum CSR hari ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan Perseroan Terbatas, Maka Pemerintah Kabupaten yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat berharap sekali keterlibatan perusahaan-perusahaan yang ada di Mahulu dalam kegiatan forum pada hari ini.

Keterlibatan Perusahaan-perusahaan ini merupakan hal yang sangat penting,  karena dalam membangun daerah bukan hanya tugas pemerintah saja, Namun Perusahaan di suatu daerah tidak terlepas menjadi bagian Bersama-sama dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka membangun Daerah.

”Oleh sebab itu besar harapan kami yang hadir pada kegiatan ini adalah pimpinannya, sebab yang dapat mengambil sebuah keputusannya kan pimpinan. sehingga apa yang kita bahas, kita agendakan semuanya efektif, tidak perlu lagi membuang waktu, tenaga dan pikiran untuk pertemuan-pertemuan kedua, kita bisa tuntaskan sekali pada forum hari ini” ungkapnya.

Lanjut Bonifasius Belawan Geh,SH.,ME mengatakan Pemerintah Daerah berharap komunikasi dan kerjasama antar Perusahaan harus dibangun secara baik, dengan harapan kewajiban Perusahaan sebagai Investor atau pelaku usaha itu ada payung hukumnya, dan untuk berbagai program yang akan direncanakan bersama aparat kampung dan kecamatan dapat dilaporkan.

“Artinya begini, jangan saling menghindari, jangan melupakan kewajibannya, laporan-laporan perusahaannya harus disampaikan ke Pemda, kalau tidak ada laporannya kami tidak menganggap bahwa perusahaan itu ada, jadi nanti jangan salahkan pemda kalau perusahaan tersebut diblacklist oleh pemerintah pusat, karena tidak ada implementasi/laporannya,”tegas Bupati.

Bupati Mahulu menambahkan, kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Mahulu, untuk dapat menjaga Kondisi Lingkungan agar jangan sampai lingkungan disekitar sampai ke sungai – sungai hingga anak sungai tercemar oleh limbah. 

“Jadi tolong ini diperhatikan kembali, Perusahaan yang ada di Mahulu untuk tidak merusak alam, mencemari lingkungan yang menyebabkan suatu komunitas dan manusia lokal yang bermukim di dekat situ hancur. Jadi ini ya, perlu menjadi perhatian kita bersama agar tetap menjaga kondisi alam yang ada,” ucapnya

Sementara itu Wakil Bupati Drs. Yohanes Avun, M.Si juga mengharapkan sinergi antara Pemerintah dengan perusahaan yang berkaitan dengan CSR ini dapat selaras dengan program Pemerintah Daerah.

“Kita lihat tadi masih banyak hal yang sudah perusahaan lakukan namun masih belum terorganisir dengan baik, maka kedepannya dari pihak perusahaan dapat mendata kegiatan-kegiatan yang ada di Tahun 2022 dan kemudian nanti di Tahun 2023-2024 dibuat rencana aksinya, artinya, disini Perusahaan mempunyai tanggung jawab, jadi mari bekerja sama sama berdasarkan aturan payung hukum yang ada,”ucapnya.

Selanjutnya pada kesempatan yang sama Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan,SE.,MBA mengungkapkan apresiasi dengan diadakannya Forum CSR ini, DPRD Mahulu sepakat dengan Bupati bahwa Forum ini sangat Penting. 

“Namun ada hal yang perlu saya pertanyakan, perusahaan-perusahaan di Mahulu ini masalahnya apa, kenapa masih saja sulit untuk hadir ketika diundang oleh DPRD ataupun Pemda?, namun ya, dibalik itu saya ucapkan terima kasih pada perusahaan yang saat ini berkesempatan hadir dan sudah memberikan masukannya ”ucapnya.

Lanjut Novita Bulan,SE.,MBA menyampaikan bahwa maksud dari forum CSR ini adalah mengajak perusahaan-perusahaan yang merupakan stakeholder, yang bekerja di kabupaten Mahulu, perlu memperhatikan kewajiban,karena  Kabupaten Mahulu merupakan kabupaten yang baru, jadi dalam membangun kabupaten ini perlu sebuah sinergi semua pihak untuk memberikan kontribusi kepada seluruh masyarakat disini.

“Jadi, saya sepakat dengan adanya forum ini kedepannya, supaya CSR yang memang wajib diberikan kepada masyarakat itu dapat kita diskusikan, kemudian bisa kita jalankan program-program yang seharusnya ditujukan untuk masyarakat sehingga manfaatnya akan lebih besar,artinya saya pribadi sangat apresiasi serta mendukung forum ini” tutupnya.

Hadir pula dalam kegiatan,Kepala Bappelitbangda Gerry Gregorius, SE., M.Si Ak.CA, Kepala BPKAD Y. Andy Abeh, Inspektur Inspektorat Budi Gunarjo, Sekretaris DLH Irawan Sanjaya,Kasi Paud Yuliana Huring,S.Pd, Sekretaris BPBD Eka Budi.H, Sekretaris Dewan Adat Mahulu Johan, Wakapolsek IPTU Aan Anwari, Perwakilan Koramil 0912/KBR Hutabarat, Pimpinan Cabang Bank Kaltimtara Ujoh Bilang Faisal Riza, Perwakilan PT.Roda Mas Timber Kalimantan, PT.Putra Utama Lestari, PT.Kemakmuran Berkah Timber, PT.SLJ Global, PT.Permata Agro Sejahtera,PT.Ratah Timber(Prokopim/Vta/td)

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *