Ujoh Bilang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus memperkuat pembangunan berbasis keluarga melalui peluncuran Program Dasawisma Kecamatan Long Bagun. Program tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, sebagai bagian dari strategi memperkuat pemberdayaan masyarakat dari tingkat paling dasar yang dilaksanakan di Ballroom Kantor Bupati Lt.3. Rabu (1/7/26)

Program RT Diluncurkan, Dasawisma Disiapkan Jadi Motor Pemberdayaan Keluarga

Ujoh Bilang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus memperkuat pembangunan berbasis keluarga melalui peluncuran Program Dasawisma Kecamatan Long Bagun. Program tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, sebagai bagian dari strategi memperkuat pemberdayaan masyarakat dari tingkat paling dasar yang dilaksanakan di Ballroom Kantor Bupati Lt.3. Rabu (1/7/26)

Dalam sambutannya, Bupati Angela Idang Belawan menjelaskan bahwa Dasawisma merupakan kelompok masyarakat yang terdiri atas sekitar 10 hingga 20 rumah tangga pada tingkat RT dan menjadi ujung tombak pelaksanaan berbagai program pemberdayaan keluarga.

Melalui Dasawisma, berbagai kondisi masyarakat dapat dipantau secara langsung, mulai dari kesehatan keluarga, pendidikan anak, ketahanan pangan rumah tangga, kebersihan lingkungan, hingga berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kekuatan keluarga sebagai fondasi utama masyarakat. “Oleh sebab itu, Dasawisma harus menjadi mitra aktif pemerintah dalam memperkuat pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat,”ucapnya.

Angela Idang Belawan mengemukakan, bentuk dukungan Pemkab Mahulu mengalokasikan bantuan kegiatan Dasawisma sebesar Rp. 5 juta hingga Rp. 10 juta setiap tahun, yang terintegrasi dengan Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) RT.

Namun demikian, Ia menegaskan bahwa kegiatan Dasawisma wajib menjadi bagian dari perencanaan RT. Apabila tidak dimasukkan dalam dokumen perencanaan, maka Bantuan Keuangan Khusus RT tidak dapat disalurkan.

“Program yang baik harus dikelola dengan baik pula. Jangan sampai bantuan yang telah disiapkan pemerintah tidak dapat disalurkan hanya karena kelalaian dalam penyusunan perencanaan maupun administrasi,” tegas Bupati.

Angela Idang Belawan juga meminta seluruh Petinggi Kampung agar memastikan kelembagaan Dasawisma terbentuk dan berjalan aktif, melaksanakan musyawarah kampung secara partisipatif, serta mengikuti seluruh mekanisme penyusunan proposal dan pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku dengan pendampingan Tenaga Ahli Gerbang Mas.

Ia berharap Program Dasawisma mampu menjadi penggerak utama dalam memperkuat gotong royong, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong lahirnya keluarga yang mandiri, sehat, dan sejahtera.

“Apabila RT kuat, Dasawisma aktif, dan pemerintah kampung bekerja dengan baik, maka cita-cita mewujudkan Mahulu Melaju bukanlah sesuatu yang sulit untuk kita capai,” pungkas Angela. (Prokopim/vta)

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *