Samarinda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Hal ini ditandai dengan digelarnya Grand Final Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Mahulu Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Crystal Ballroom Hotel Mercure Samarinda. Senin (06/07/2026) malam.

Samarinda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Hal ini ditandai dengan digelarnya Grand Final Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata Mahulu Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Crystal Ballroom Hotel Mercure Samarinda. Senin (06/07/2026) malam.

Kegiatan bergengsi tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, yang dalam kesempatan ini diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Mahulu (Asisten I), drg. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.,Kes, yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan.

Ajang ini merupakan puncak dari rangkaian panjang seleksi yang diikuti oleh putra-putri terbaik Mahulu, yang sebelumnya telah melalui tahapan penjaringan, pembekalan, hingga penguatan kapasitas di bidang kepariwisataan dan kebudayaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Mahulu Komisi II, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Mahulu, jajaran Kepala OPD, Tim TP3D Mahulu, serta tamu undangan lainnya, termasuk Plt. Kadispora Provinsi Kalimantan Timur, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Ketua Bhayangkari Mahulu, serta para tokoh pemerhati seni, budaya, dan pariwisata.

Grand final ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, namun juga menjadi panggung strategis bagi generasi muda untuk menampilkan kualitas diri, mulai dari kemampuan komunikasi, wawasan budaya, hingga kreativitas dalam mempromosikan potensi daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mahulu menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan daerah “Mahulu Melaju: Maju, Merata dan Berkelanjutan”.

Pemilihan Duta Wisata dan Putri Pariwisata ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya menjadi ikon daerah, tetapi juga berperan sebagai agen promosi, agen budaya, serta motor penggerak ekonomi kreatif Mahulu di tingkat regional hingga nasional.

Kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan ditutup dengan penobatan para pemenang yang akan mengemban amanah sebagai representasi pariwisata Mahulu ke depan.

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Juri Nomor 001/SK/DWPP_MAHULU/07/2026, dari 14 finalis yang tampil di malam grand final, terpilih Julius Ronaldo dari Kecamatan Long Apari sebagai Putra Duta Wisata Mahulu 2026 dan Geovanni Cillo Jessica dari Kecamatan Long Bagun sebagai Putri Duta Wisata Mahulu 2026. Sementara itu, Veronica Verrlita Jesslin dari Kecamatan Long Pahangai dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Mahulu 2026.

Adapun dewan juri terdiri dari unsur legislatif, akademisi, praktisi, serta duta wisata nasional, yakni Anastasya Hiyang, S.IP., M.Si, Dr. Erwiantono; Rinanda Aprillya Maharani, S.Hub.Int, Dwie Arum Meynina, BA (Hons), dan Leliyana Andriyani, S.I.Kom., M.I.Kom., C.PS.

Sebagai informasi, ajang Pemilihan Duta Wisata Mahulu Tahun 2026 diikuti oleh 42 peserta dari lima kecamatan. Hingga grand final, tersisa 14 finalis terbaik yang mewakili Kecamatan Long Apari, Long Pahangai, Long Bagun, Laham, dan Long Hubung.

Melalui ajang ini, diharapkan para duta terpilih mampu menjadi wajah pariwisata Mahulu yang membanggakan, sekaligus berperan aktif dalam memperkenalkan potensi daerah ke kancah yang lebih luas. (Prokopim/tha)

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *