Pemkab Mahulu Libatkan Masyarakat dalam Penyusunan AMDAL Sentra Pariwisata 

Ujoh Bilang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar kegiatan sosialisasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), rencana pengembangan kawasan Sentra Pariwisata, termasuk kawasan strategis Batoq Tenevang dan wilayah pendukung lainnya, yang dilaksanakan di Ballroom Lantai 3 Kantor Bupati (29/7/2026).

Dalam sambutan Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, dibacakan oleh Wakil Bupati (Wabup) Mahulu, menegaskan bahwa Pemkab Mahulu terus berkomitmen mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang MAJU, MERATA, DAN BERKELANJUTAN.

“Melalui pengembangan kawasan Sentra Pariwisata termasuk kawasan strategis seperti Batoq Tenevang dan wilayah pendukung lainnya, kita bertekad menghadirkan pusat pariwisata terpadu yang memadukan keindahan alam, kelestarian ekologis, serta kekayaan nilai budaya lokal,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati.

Meski demikian, sambutan tersebut juga menggarisbawahi pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan hidup dalam setiap pembangunan kawasan wisata berskala besar. Pembangunan yang ideal, menurut sambutan itu, adalah pembangunan yang seimbang, di mana pertumbuhan ekonomi berjalan selaras dengan upaya perlindungan ekosistem.

Atas dasar itu, penyusunan Dokumen AMDAL dinyatakan sebagai instrumen hukum sekaligus komitmen moral Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu. Melalui AMDAL, dilakukan identifikasi, prakiraan, dan evaluasi terhadap dampak penting kegiatan pariwisata pada tahap pra-konstruksi, konstruksi, maupun operasional, sekaligus merumuskan langkah-langkah mitigasi melalui Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).

Lebih lanjut, dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa forum sosialisasi ini tidak dimaksudkan sebagai penyampaian informasi satu arah semata, melainkan sebagai ruang dialog untuk menampung masukan, saran, serta tanggapan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya masyarakat yang berada di sekitar kawasan perencanaan.

“Keterlibatan aktif bapak, ibu, dan saudara sekalian sangat penting agar dokumen lingkungan ini benar-benar representatif serta mengakomodir kepentingan masyarakat lokal,” demikian sambutan tersebut, seraya menegaskan harapan agar kehadiran Sentra Pariwisata ke depan memberikan efek berganda (multiplier effect) berupa peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat serta terbukanya lapangan kerja, tanpa mengorbankan kelestarian alam dan keaslian budaya Dayak yang menjadi identitas kebanggaan masyarakat Mahakam Ulu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Irawan Sanjaya, S.E., M.Si, perwakilan Polres Mahakam Ulu, perwakilan Perangkat Daerah terkait, Tim Penyusun Dokumen AMDAL dari Pusat Kajian Pembangunan dan Inovasi Daerah Universitas Mulawarman yang dipimpin oleh Ibu Andi Nurhayati, S.T. beserta tim, Sekretaris Kecamatan Long Bagun, Petinggi Kampung Ujoh Bilang dan Long Melaham, serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat (Prokopim).

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *