Ujoh Bilang – Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III), Kristina Tening, S.H., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Magister Manajemen Pendidikan (PSMMP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mulawarman dalam Penguatan Manajemen Pendidikan Adaptif Berbasis Tantangan Geografis untuk Peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Mahakam Ulu.
Kegiatan yang dilaksanakan di Cafetaria Kantor Bupati, Selasa (12/5/26). tersebut dihadiri jajaran Pemkab Mahulu, Civitas akademika FKIP Unmul, Kepala Sekolah, Pengawas, serta Tenaga Pendidik se-Kabupaten Mahakam Ulu.
Dalam sambutannya, Bupati Angela Idang Belawan yang dibacakan Asisten III Kristina Tening, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada tim pengabdi dari PSMMP FKIP Unmul yang dinilai telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Mahulu.
“Atas nama Pemkab Mahulu, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada tim pengabdi FKIP Universitas Mulawarman. Kehadiran Bapak dan Ibu menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi tidak hanya berdiri di balik tembok akademik, tetapi juga hadir langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Asisten III menegaskan bahwa tantangan geografis Mahulu tidak boleh menjadi alasan rendahnya kualitas pendidikan di daerah pedalaman dan perbatasan.
“Kita menyadari bahwa Mahulu memiliki tantangan geografis yang tidak ringan. Namun saya ingin menegaskan, tantangan tersebut tidak boleh menjadi pembenaran bagi anak-anak Mahulu untuk menerima pendidikan dengan mutu yang lebih rendah dibanding daerah lain,” tegas Kristina Tening.
Menurut Kristina Tening, setiap anak di Mahulu memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang setara, bermartabat, dan berkualitas, tanpa memandang lokasi tempat tinggal mereka.
Ia juga menilai tema kegiatan yang diangkat sangat relevan dengan kondisi daerah, khususnya dalam menghadapi keterbatasan akses dan infrastruktur pendidikan di wilayah pedalaman.
“Kita membutuhkan pemimpin dan pengelola pendidikan yang adaptif, kreatif, dan tangguh, yang mampu menghadirkan solusi inovatif di tengah berbagai keterbatasan,” katanya.
Asisten III Kristina Tening optimistis kegiatan pengabdian tersebut akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas manajemen pendidikan serta membuka wawasan baru bagi insan pendidikan di Mahulu.
“Ketika wawasan bertumbuh, maka cara kita memandang persoalan pun berubah, dari keluhan menjadi peluang, dan dari hambatan menjadi tantangan yang mampu ditaklukkan,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Ia kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh civitas akademika Universitas Mulawarman atas kontribusi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan pendidikan di Mahakam Ulu.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap terbangun sinergi yang kuat antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah perbatasan dan pedalaman.(Prokopim/vta)


Tidak Ada Komentar