JAKARTA – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, memperjuangkan peningkatan kualitas infrastruktur telekomunikasi di wilayah perbatasan melalui audiensi bersama Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Nezar Patria, di Jakarta, Kamis (16/04/2026).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Menteri Komdigi, Gedung Utama Komdigi, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat tersebut menjadi upaya Pemkab Mahulu dalam membuka akses dan menghadirkan keadilan layanan bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis seperti kawasan perbatasan perbatasan ulu riam Mahakam Ulu.

Dalam audiensi tersebut, Angela Idang Belawan menyampaikan bahwa kondisi jaringan internet di daerah saat ini masih belum optimal. Kapasitas bandwidth yang tersedia berkisar antara 2 hingga 8 Mbps dan belum merata di seluruh wilayah, sehingga berdampak pada kualitas layanan internet bagi masyarakat.

“Bandwidth di Mahakam Ulu saat ini masih terbatas dan belum merata. Kami berharap ada peningkatan sekaligus pemerataan agar masyarakat dapat menikmati akses internet yang layak,” ujar Bupati Mahakam Ulu.

Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa kecamatan yang belum terjangkau jaringan fiber optik, sehingga akses komunikasi dan informasi masyarakat menjadi terbatas. Ia menilai kondisi ini perlu segera ditangani mengingat pentingnya konektivitas dalam mendukung pelayanan publik, pendidikan, dan aktivitas ekonomi.

Ia juga menyoroti gangguan jaringan fiber optik yang kerap terjadi akibat pembangunan infrastruktur jalan, khususnya pada ruas penghubung Kabupaten Kutai Barat menuju Mahakam Ulu.

“Kami juga menghadapi kendala jaringan fiber optik yang sering terganggu akibat pembangunan infrastruktur. Untuk itu, diperlukan solusi yang lebih permanen agar koneksi tetap stabil dan dapat diakses masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penguatan infrastruktur telekomunikasi merupakan bagian penting dalam percepatan transformasi digital di wilayah perbatasan, khususnya daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Transformasi digital menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan saat ini. Kami ingin masyarakat Mahakam Ulu tidak tertinggal dan dapat mengikuti perkembangan zaman melalui akses internet yang memadai,” tegas Angela.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, menyampaikan komitmen Pemerintah Pusat untuk memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan infrastruktur telekomunikasi di wilayah 3T, termasuk Kabupaten Mahakam Ulu.

Pemerintah Pusat menargetkan peningkatan kualitas akses internet dalam jangka pendek dapat mulai terealisasi pada tahun ini, serta perbaikan infrastruktur jaringan secara bertahap dalam jangka panjang.

Saat ini, sejumlah program penguatan jaringan telekomunikasi telah dianggarkan dan sedang dalam proses persetujuan di Kementerian Komunikasi dan Digital. Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu akan segera menindaklanjuti melalui penyampaian surat resmi sebagai bagian dari percepatan realisasi program tersebut.

Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam menghadirkan layanan telekomunikasi yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat Mahakam Ulu. (Prokopim/vta)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *