UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data melalui Forum Simpul Jaringan Data Daerah yang digelar di Kantor Bappelitbangda Mahulu, Kamis (16/04/2026).

Forum secara resmi dibuka oleh Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III), Kristina Tening, S.H., M.Si. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bappelitbangda Mahulu, Yohanes Andy Abeh, S.Sos., M.Si., Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Mahulu, Muhammad Fauzi, S.E., M.M., serta para kepala OPD dan camat di lingkungan Pemkab Mahulu.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten III, ditegaskan bahwa kebijakan Satu Data Indonesia merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berbasis data.

“Dengan kondisi geografis Mahakam Ulu yang luas serta tantangan aksesibilitas, data yang terintegrasi menjadi kebutuhan utama dalam perencanaan pembangunan,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Lebih lanjut, penguatan simpul jaringan informasi, termasuk data geospasial, menjadi kunci dalam menghadirkan data yang terhubung, akurat, dan saling melengkapi, sehingga kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran dan menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Forum ini tidak boleh berhenti pada seremonial semata, tetapi harus mampu menghasilkan rencana aksi yang jelas, terukur, dan implementatif, serta ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati agar memiliki kekuatan hukum,” tegasnya.

Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola data, baik dari sisi akurasi, standar, maupun sistem pengelolaannya. Forum juga diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, produktif, serta terdokumentasi dengan baik sebagai bahan evaluasi dan pelaporan kepada kepala daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan peran strategis Bappelitbangda sebagai leading sector dalam mengawal implementasi kebijakan Satu Data Indonesia di daerah, termasuk memastikan koordinasi berjalan efektif serta penerapan standar data secara konsisten di seluruh perangkat daerah.

Melalui forum ini, diharapkan terwujud langkah nyata menuju pemerintahan yang cerdas dan berbasis data di Mahakam Ulu, di mana data menjadi landasan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan pengambilan keputusan yang tepat.

Sebagai informasi, kegiatan ini menghadirkan dua sesi materi, yakni pemaparan Satu Data Indonesia oleh BPS Mahulu dan pemantapan data melalui E-Walidata oleh Diskominfostandi Mahulu. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok terkait identifikasi kebutuhan data sektoral dan geospasial, serta diakhiri dengan penetapan kesepakatan bersama dan penandatanganan berita acara Forum Data Simpul Jaringan Kabupaten Mahakam Ulu. (Prokopim/tha)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *