Ujoh Bilang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) menggelar kegiatan Koordinasi Ketertiban Umum Terkait Over Populasi Hewan Penular Rabies dan Kesejahteraan Rakyat yang secara resmi dibuka oleh Bupati Mahulu Angela Idang Belawan, melalui Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III) Kristina Tening, S.H., M.Si. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Balkoni Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Kamis (18/12/2025) pagi.
Dalam sambutan tertulis Bupati Mahulu yang dibacakan oleh Asisten III, disampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut memfokuskan perhatian pada dua isu strategis yang saling berkaitan. Pertama, ancaman terhadap kesehatan masyarakat akibat potensi penularan penyakit zoonosis, khususnya rabies, yang dipicu oleh over populasi Hewan Penular Rabies (HPR), terutama anjing. Kedua, kewajiban pemerintah untuk menjamin kesejahteraan hewan serta mencegah perlakuan yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
“Melalui forum ini, kita dituntut untuk merumuskan strategi yang holistik, terpadu, dan manusiawi,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, dalam aspek kesehatan masyarakat, penguatan vaksinasi massal terhadap HPR, pelaksanaan surveilans aktif, serta penanganan cepat terhadap kasus gigitan harus menjadi prioritas bersama. Sementara itu, dalam pengendalian populasi HPR, pendekatan sterilisasi dan vaksinasi seperti metode Kemas–Steril–Vaksin–Rilis (KSTR) perlu dikedepankan sebagai langkah utama yang efektif dan beretika.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mahulu telah memiliki landasan hukum yang jelas melalui Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat. Penegakan perda tersebut selama ini telah dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melalui kegiatan sosialisasi, pendataan, serta vaksinasi hewan peliharaan.
“Ke depan, kolaborasi dengan Lembaga Adat Mahulu menjadi kunci agar penegakan aturan dapat berjalan selaras dengan adat istiadat dan karakter sosial masyarakat,” tambahnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan serta langkah-langkah implementatif yang jelas dan terukur antar instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian yang membidangi Kesehatan Hewan, Satpol PP, aparat keamanan, pemerintah kecamatan dan kampung, serta Lembaga Adat.
“Momentum ini hendaknya kita jadikan sebagai penguat sinergi untuk mewujudkan visi Kepala Daerah terpilih, yaitu Mahakam Ulu Melaju,” tutupnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur drh. Desy Ulfayanti Kalauw, Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur Ahmad Arsono, jajaran Satpol PP Mahulu, Kasi Trantib Satpol PP Mahulu Axel Prasetyo Sudiro, S.STP., M.AP., sejumlah camat, perwakilan lembaga adat, serta OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahulu. (Prokopim/aim)


Tidak Ada Komentar