JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Perum Bulog terkait hibah tanah untuk pembangunan kompleks pergudangan Bulog sebagai langkah memperkuat sistem ketahanan pangan daerah.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, dan Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto, yang berlangsung di Ruang Rapat Rojolele Lantai 2 Kantor Perum Bulog Jakarta, Senin (09/03/2026).
Penandatanganan MoU ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sistem ketahanan pangan, khususnya untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas pasokan bahan pangan bagi masyarakat di wilayah Mahakam Ulu.
Bupati menyampaikan bahwa kerja sama dengan Perum Bulog menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam membangun sistem cadangan pangan yang lebih kuat dan berkelanjutan.
“Kerja sama dengan Perum Bulog ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Mahulu dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Kami berharap keberadaan kompleks pergudangan Bulog nantinya dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan pangan serta menstabilkan distribusi bahan pokok bagi masyarakat Mahulu,” ujar Angela Idang Belawan.
Bupati menjelaskan bahwa kondisi geografis Mahakam Ulu yang memiliki wilayah luas serta keterbatasan akses transportasi membuat sebagian kebutuhan pangan masyarakat masih bergantung pada pasokan dari daerah lain.
“Kabupaten Mahulu memiliki tantangan geografis dan akses transportasi yang cukup terbatas. Dengan adanya fasilitas pergudangan Bulog di daerah ini, kami berharap pengelolaan cadangan pangan dapat lebih optimal dan mampu mengantisipasi berbagai kondisi darurat seperti bencana maupun gangguan distribusi,” tambah Angela Idang Belawan.
Angela Idang Belawan menambahkan bahwa dalam kerja sama ini Pemkab Mahulu telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih tiga hektare yang berlokasi di sekitar kawasan Kompleks Perkantoran Ujoh Bilang untuk pembangunan fasilitas pergudangan Bulog. Lahan tersebut merupakan aset pemerintah daerah yang telah dilengkapi dengan dokumen pertanahan yang sah.
Keberadaan gudang Bulog di Mahulu diharapkan dapat memperkuat sistem penyimpanan cadangan pangan pemerintah sekaligus mendukung kelancaran distribusi bahan pokok bagi masyarakat. Sambil menunggu pembangunan gudang permanen, saat ini juga telah tersedia gudang filial Bulog yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan sementara guna menjaga ketersediaan pasokan pangan di Kabupaten Mahulu.
Bupati juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Mahulu melakukan penguatan cadangan pangan daerah melalui pengadaan bersama Bulog sebanyak sekitar 16,7 ton sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan pangan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog atas komitmen dan dukungannya kepada Kabupaten Mahulu. Semoga kerja sama ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah,” ungkap Bupati.
Sementara itu, Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto, menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan serta distribusi pangan di wilayah Mahulu.
“Untuk itu kita melaksanakan MoU hibah tanah ini untuk pembangunan gudang, karena kita ketahui bersama wilayah Mahulu sangat jauh dan berbatasan dengan negara tetangga yaitu Malaysia. Tentu memerlukan ketersediaan beras sepanjang tahun, oleh sebab itu kami akan membangun gudang di sana,” ucapnya.
Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto atas nama Perum Bulog juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, atas terjalinnya kerja sama ini. Ia berharap proses hibah tanah dapat segera diselesaikan sehingga pembangunan kompleks pergudangan dapat segera dilaksanakan dan mampu melayani kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mahulu.
Turut hadir mendampingi Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, Sekretaris Daerah Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M., Ketua TP-PKK Mahulu, Mega Petra Marten, S.H., M.H., serta Kepala DKPP Mahulu, Engelbertus Ibrahim, S.E., M.Si. (Prokopim/vta)


Tidak Ada Komentar