Samarinda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) mengikuti High Level Meeting (HLM)  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, yang dilaksanakan di Fugo Hotel Samarinda, Jumat (19/12/2025).

Samarinda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) mengikuti High Level Meeting (HLM)  Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, yang dilaksanakan di Fugo Hotel Samarinda, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran TPID Kabupaten Mahakam Ulu bersama pemangku kepentingan terkait, sebagai forum strategis dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga dan menjaga stabilitas pasokan bahan pokok di daerah, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Dalam sambutan Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M., disampaikan apresiasi atas terselenggaranya High Level Meeting TPID sebagai wadah koordinasi lintas sektor dalam pengendalian inflasi daerah.

Bupati Mahakam Ulu dalam sambutannya menegaskan bahwa TPID memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis seperti Mahakam Ulu.

“Mahakam Ulu masih menghadapi keterbatasan infrastruktur distribusi dan fasilitas logistik. Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif dan kolaborasi yang kuat agar ketersediaan serta keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat tetap terjamin, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah.

Lebih lanjut disampaikan bahwa strategi pengendalian inflasi nasional melalui pendekatan 4K, yakni Ketersediaan, Keterjangkauan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif, perlu diterapkan secara konsisten di Kabupaten Mahakam Ulu.

Bupati juga menekankan pentingnya dukungan Bank Indonesia, Bulog, serta perangkat daerah provinsi dalam memperlancar distribusi dan memastikan intervensi pasar berjalan efektif. Di tingkat kabupaten, penguatan koordinasi, peningkatan kualitas data, dan percepatan tindak lanjut rekomendasi TPID menjadi kunci keberhasilan pengendalian inflasi.

“Melalui forum ini, saya mengajak seluruh unsur TPID untuk menyusun langkah strategis, memetakan persoalan harga, pasokan, dan distribusi, agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, pembangunan poros darat antar wilayah Mahakam Ulu terus didorong sebagai langkah strategis jangka menengah dan panjang untuk mengurangi kerentanan pasokan bahan pokok, yang memerlukan dukungan kebijakan serta pendanaan dari pemerintah pusat dan provinsi.

High Level Meeting TPID ini diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta menciptakan situasi daerah yang kondusif dan aman menjelang Natal dan Tahun Baru. (Prokopim/lx)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *