Bupati Mahulu Matangkan Penataan Ruang sebagai Fondasi Pembangunan Jangka Panjang 
Background SVG
Berita

Bupati Mahulu Matangkan Penataan Ruang sebagai Fondasi Pembangunan Jangka Panjang 

Admin | 09 September 2026 | 70 views
Beranda / Berita / Bupati Mahulu Matangkan Penataan Ruang sebagai Fondasi Pembangunan Jangka Panjang 
Bupati Mahulu Matangkan Penataan Ruang sebagai Fondasi Pembangunan Jangka Panjang 

“Bupati Angela: Kita Tata Mahulu untuk 20 Tahun ke Depan, Bukan Hanya untuk Hari Ini”Ujoh Bilang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus mematangkan fondasi pemb...

“Bupati Angela: Kita Tata Mahulu untuk 20 Tahun ke Depan, Bukan Hanya untuk Hari Ini”


Ujoh Bilang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus mematangkan fondasi pembangunan jangka panjang melalui penataan ruang yang lebih terarah. Hal tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan, bersama Tim Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, yang memaparkan final laporan akhir sejumlah kajian strategis bidang penataan ruang melalui Zoom Meeting, di Ruang Rapat Bupati. Selasa (08/09/26)

Rapat tersebut membahas empat kajian utama yang menjadi bagian penting dalam mendukung pemerintah daerah menata ruang Kabupaten Mahakam Ulu secara lebih terencana, sekaligus menjadi pijakan dalam menentukan arah pembangunan ke depan.

Empat kajian yang dipaparkan meliputi penyusunan infrastruktur berbasis keruangan, penyusunan instrumen pengendalian pemanfaatan ruang, penyusunan naskah akademik dan Peraturan Bupati terkait kajian rencana insentif dan disinsentif bidang penataan ruang, serta penyusunan naskah akademik dan Peraturan Bupati terkait kajian zonasi kawasan perkantoran.

Bupati Angela Idang Belawan menegaskan bahwa penataan ruang tidak hanya berbicara mengenai kondisi pembangunan saat ini, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan Mahulu dalam jangka panjang.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mempersiapkan penataan ruang dengan mempertimbangkan berbagai keterbatasan yang dimiliki Mahulu, sehingga pembangunan dapat berjalan secara terarah tanpa mengabaikan karakteristik wilayah.

“Kita mempersiapkan lahan masyarakat untuk 20 tahun ke depan, supaya Mahulu bisa menjadi daerah yang sudah tertata dengan baik dengan segala keterbatasan yang ada. Tapi kita pasti bisa,” ujar Bupati.

Angela Idang Belawan mengapresiasi kerja sama dan kajian yang dilakukan bersama ITN Malang. Menurutnya, hasil kajian tersebut harus mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang dan menjadi pedoman pemerintah daerah dalam menata ruang Kabupaten Mahakam Ulu.

“Saya harap kajian ini harus bermanfaat dari 20 hingga 30 tahun ke depan, sehingga tidak ada lagi kesusahan untuk menata ruang Kabupaten Mahakam Ulu,” tegasnya.

Selain aspek infrastruktur dan pengendalian pemanfaatan ruang, Bupati juga menekankan bahwa pembangunan Mahulu ke depan perlu tetap memperhatikan potensi masyarakat, termasuk sektor pertanian dan kebudayaan.

Dukungan kepada masyarakat, lanjutnya, tidak selalu harus dalam bentuk insentif materi secara langsung. Pemerintah daerah dapat memberikan dukungan melalui berbagai program dan bantuan kepada kelompok masyarakat, termasuk kelompok petani, sekaligus mendorong pengembangan budaya daerah.

Dalam konteks pembangunan jangka panjang tersebut, Bupati Angela Idang Belawan juga menegaskan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam dan kawasan hutan yang luas, pembangunan Mahulu diharapkan tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga hutan.

“Kami memang ada di perbatasan, kami memang ada di tempat terdalam, tapi kami ingin memperlihatkan bahwa kami dengan keindahan Mahulu, dengan keunikan yang kami punya, kami ada, kami siap berkolaborasi dengan siapa pun, dengan pemerintah pusat dan investor yang tetap menjaga hutan tentunya,” katanya.

Bupati berharap, melalui perencanaan yang matang dan kajian yang komprehensif, Mahulu tidak hanya mampu membangun untuk kebutuhan hari ini, tetapi juga memiliki arah pembangunan yang jelas untuk generasi mendatang.

“Saya ingin 20 tahun ke depan pun Mahakam Ulu tetap dengan hutannya yang asri,” pungkas Angela.(Prokopim/vta)


Bagikan Artikel Ini