Samarinda – Sebanyak 236 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dari Angkatan 615, 616, 617, 618, 619 dan 620 telah menyelesaikan rangkaia...
Samarinda – Sebanyak 236 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dari Angkatan 615, 616, 617, 618, 619 dan 620 telah menyelesaikan rangkaian Orientasi PPPK Kelas Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026.
Penutupan orientasi dilaksanakan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi rangkaian orientasi PPPK terakhir di Kabupaten Mahulu pada Tahun 2026. Pada rangkaian terakhir, Angkatan 619 dan 620 mengikuti orientasi, sedangkan Angkatan 615 hingga 618 telah menyelesaikan orientasi pada rangkaian sebelumnya. Dengan selesainya rangkaian tersebut, seluruh peserta PPPK Kabupaten Mahakam Ulu Tahun 2026 telah mengikuti orientasi.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan mengatakan, secara keseluruhan 236 peserta yang terdiri atas jabatan Guru, Tenaga Kesehatan dan Tenaga Teknis telah mengikuti orientasi sebagai pembekalan dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, BKPSDM Mahakam Ulu, para narasumber, panitia, serta seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Bupati.
Menurutnya, orientasi telah memberikan pemahaman kepada peserta mengenai tugas, tanggung jawab, kedudukan dan etika sebagai ASN. Bekal tersebut diharapkan diterapkan dalam pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing melalui kinerja yang disiplin, profesional dan bertanggung jawab.
Bupati kemudian menyampaikan lima hal yang perlu menjadi perhatian seluruh peserta.
Pertama, menjaga integritas dan disiplin. Jabatan PPPK merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan jujur, bertanggung jawab dan patuh terhadap ketentuan, serta tidak menyalahgunakan kewenangan maupun mengutamakan kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan masyarakat.
Kedua, meningkatkan kompetensi melalui pembelajaran sesuai bidang tugas. Guru diharapkan terus meningkatkan mutu pendidikan, tenaga kesehatan memberikan pelayanan profesional, dan tenaga teknis mendukung pemerintahan serta pembangunan secara efektif.
Ketiga, mengutamakan pelayanan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang baik, cepat, tepat dan bertanggung jawab.
Keempat, membangun kerja sama dan komunikasi dengan menghormati pimpinan, menjaga hubungan kerja yang sehat dan bekerja sebagai satu kesatuan dalam sistem pemerintahan.
Kelima, menjaga nama baik ASN dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat, termasuk menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Bupati juga meminta BKPSDM untuk terus melakukan pembinaan terhadap PPPK melalui arahan, evaluasi dan pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi.
“Kepada seluruh peserta, kembalilah ke unit kerja dengan semangat pengabdian yang lebih kuat. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, melayani masyarakat dengan tulus, dan tunjukkan tanggung jawab sebagai ASN Kabupaten Mahakam Ulu,” tegasnya.
Turut hadir Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Timur, Dra. Nina Dewi, M.AP., Plt. Inspektur Daerah Kabupaten Mahakam Ulu, Margono, S.T., M.Si., Plt. Kepala BKPSDM Kabupaten Mahakam Ulu, Nobertus Ngande, S.IP., Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana, Rudi Warjono, S.Si., serta para pejabat struktural dan fungsional di lingkungan BPSDM Provinsi Kalimantan Timur. (Prokopim)
Hashtag
Bagikan Artikel Ini