Ujoh Bilang – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan yang dalam kesempatan ini diwakili, Wakil Bupati (Wabup) Mahulu, Suhuk, S.E., melepas peserta Pawai Obor dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Tribun Ujoh Bilang, Minggu Malam (16/8/202)

Ujoh Bilang – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan yang dalam kesempatan ini diwakili, Wakil Bupati (Wabup) Mahulu, Suhuk, S.E., melepas peserta Pawai Obor dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lapangan Tribun Ujoh Bilang, Minggu Malam (16/8/202)

Pawai obor ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus momentum untuk menumbuhkan kembali semangat kepahlawanan, nasionalisme, persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

Dalam amanat Bupati Angela Idang Belawan, yang disampaikan Wabup Mahulu Suhuk mengatakan, cahaya obor yang dibawa para peserta merupakan simbol semangat nasionalisme yang diharapkan terus menyala dan menerangi perjalanan bangsa menuju persatuan, kemajuan, dan kesejahteraan bersama.

“Melalui pawai obor ini, marilah kita menyalakan kembali api semangat kepahlawanan yang diwariskan oleh para pejuang bangsa. Semoga cahaya obor yang kita bawa menjadi simbol berkobarnya nasionalisme di dada kita, yang terus menyinari jalan menuju persatuan, kemajuan, dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Wabup Suhuk sampaikan momentum peringatan kemerdekaan juga harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membeda-bedakan suku, agama maupun warna kulit. Ia juga mengajak masyarakat meninggalkan segala bentuk kebencian dan provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Mari kita rapatkan barisan, berjalan seirama, satu langkah, satu tujuan membangun bangsa yang kuat dan bermartabat,” katanya.

Lanjut Suhuk juga mengajak seluruh masyarakat menguatkan semangat kerja bersama, dengan menjunjung nilai kebhinekaan dan persatuan.

“Dengan semangat kerja bersama, Bhinneka dalam Persatuan, Satu dalam Kebhinekaan, saling asah, saling asuh, dan saling asih, kita teguhkan tekad untuk terus mengukir masa depan yang lebih baik,” lanjut Wabup.

Selain membawa pesan nasionalisme, Bupati melalui amanatnya memberikan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan selama pelaksanaan pawai. Ia mengingatkan bahwa api obor yang menjadi simbol semangat dan penerang juga harus diperlakukan dengan penuh kewaspadaan. Terlebih, kondisi musim kemarau dan kekeringan saat ini menyebabkan lingkungan sekitar lebih mudah terbakar.

“Setiap nyala api harus dijaga dengan penuh kewaspadaan. Bawa obor dengan hati-hati, jangan sampai nyala semangat berubah menjadi kobaran yang tidak terkendali,” tegasnya.

Suhuk meminta seluruh peserta menjaga keselamatan diri dan sesama, termasuk memberikan perhatian kepada anak-anak yang ikut dalam kegiatan tersebut.

“Kita memeriahkan bukan untuk mencelakakan, kita bersukacita bukan untuk menciptakan derita. Jaga diri, jaga sesama, awasi anak-anak kita, dan pastikan malam ini menjadi kenangan yang indah dan aman bagi semua,” pesannya.

Menutup amanat Bupati Mahulu, Wabup Suhuk menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengawalan rangkaian Pawai Obor sehingga dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.(Prokopim/vta)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *