Ujoh Bilang – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, meresmikan Sekolah Dasar Katolik (SDK) Santa Miriam Ujoh Bilang, dalam rangkaian kegiatan yang diawali dengan Perayaan Ekaristi dan pemberkatan gedung sekolah oleh RD. Albertus Kurniadi, bertempat di SD Katolik Santa Miriam Ujoh Bilang pada Kamis (23/07/2026).

Ujoh Bilang – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, meresmikan Sekolah Dasar Katolik (SDK) Santa Miriam Ujoh Bilang, dalam rangkaian kegiatan yang diawali dengan Perayaan Ekaristi dan pemberkatan gedung sekolah oleh RD. Albertus Kurniadi, bertempat di SD Katolik Santa Miriam Ujoh Bilang pada Kamis (23/07/2026).

Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahulu, Bupati menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Yayasan Budi Bakti Karya MASF, Kongregasi MASF, Gereja Katolik, para orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya sekolah tersebut.

Kehadiran SD Katolik Santa Miriam dinilai memperluas pilihan layanan pendidikan dasar bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya bersama dalam menyiapkan generasi Mahulu yang cerdas, beriman, dan berkarakter.

Mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027, SD Katolik Santa Miriam memulai kegiatan pembelajaran dengan 18 peserta didik. Bupati berpesan agar pertumbuhan sekolah dilaksanakan secara terencana dengan tetap menjaga kualitas pembelajaran, kompetensi pendidik, tata kelola, serta pemenuhan sarana dan prasarana sesuai ketentuan.

Angela Idang Belawan juga mendorong sekolah untuk menjadi lingkungan belajar yang aman, ramah, inklusif, dan bebas dari perundungan. Dengan lingkungan yang mendukung, anak-anak diharapkan dapat belajar dengan gembira, percaya diri, serta berani mengenali dan mengembangkan potensinya.

Dalam penyelenggaraan pendidikan, sekolah tersebut turut membawa moto Yayasan Budi Bakti Karya MASF, yaitu “Bersaudara, Berkarakter, dan Berprestasi.” Nilai tersebut diharapkan membentuk peserta didik yang menghargai sesama, memiliki integritas, bertanggung jawab, dan mampu mengembangkan talenta terbaiknya.

Keberhasilan pendidikan, lanjut Bupati, memerlukan keterlibatan seluruh pihak. Pemkab Mahulu memandang yayasan, gereja, masyarakat, dan orang tua sebagai mitra penting dalam memperluas akses pendidikan bermutu serta membentuk sumber daya manusia Mahulu yang unggul.

Saat diwawancarai seusai kegiatan, Bupati menegaskan bahwa Pemkab Mahulu akan terus mendukung pengembangan SD Katolik Santa Miriam dengan mencari dasar regulasi yang tepat agar bantuan pemerintah dapat diberikan sesuai ketentuan.

“Pendidikan pasti akan terus kita dukung. Kita akan mencari regulasi yang tepat sehingga dapat membantu para suster membangun SD yang lebih baik dan lebih nyaman bagi anak-anak untuk bersekolah,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, upaya tersebut telah dibicarakan bersama Sekretaris Daerah untuk menentukan bentuk dukungan yang memungkinkan bagi pembangunan gedung sekolah.

Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan pendidikan Katolik di Mahulu akan terus didorong pada berbagai jenjang. Hal tersebut termasuk rencana pembangunan SMA Katolik yang sebelumnya telah dibahas dalam audiensi bersama Kementerian Agama Kabupaten Mahakam Ulu.

“Kita akan mendorong dan mendukung pembangunan SMA, SMP, dan SD Katolik yang ingin dikembangkan karena di dalamnya anak-anak tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga pendidikan keagamaan,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M., Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Yohanes Andy Abeh, S.Sos., M.Si., perwakilan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D), serta jajaran Pemerintah Kabupaten Mahulu. (Prokopim)

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *