Ujoh Bilang - Mewakili Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, Sekretaris Daerah (Sekda), Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M., membuka Seminar Awal Penyusunan Dokumen Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) Kabupaten Mahulu yang berlangsung di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Senin (20/07/2026).

Ujoh Bilang – Mewakili Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, Sekretaris Daerah (Sekda), Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M., membuka Seminar Awal Penyusunan Dokumen Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS) Kabupaten Mahulu yang berlangsung di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu, Senin (20/07/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mahulu tersebut, menjadi forum konsultasi dan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Mahulu bersama para pemangku kepentingan dalam menghimpun masukan untuk penyempurnaan Dokumen RIPS. Dokumen tersebut akan menjadi pedoman jangka panjang dalam menentukan arah kebijakan, strategi, dan program pengelolaan sampah di Kabupaten Mahulu.

Membacakan sambutan Bupati, Sekda menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari bertambahnya infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan daerah dalam menjaga kualitas lingkungan sebagai ruang hidup bersama.

Dalam pernyataannya, pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai urusan kebersihan, tetapi menjadi bagian dari tata kelola pembangunan daerah yang berkelanjutan. Lingkungan yang bersih dan sehat akan mendukung kualitas kesehatan masyarakat, menjaga kelestarian sumber daya alam, meningkatkan daya tarik daerah, serta memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Dokumen ini tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif semata, tetapi harus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan, penyusunan program, serta pelaksanaan pengelolaan sampah yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi dan karakteristik Kabupaten Mahakam Ulu,” tegas Bupati dalam sambutannya.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa kedudukan Mahulu sebagai salah satu paru-paru dunia tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menghadirkan tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, setiap langkah pembangunan perlu memperhatikan keseimbangan antara kemajuan daerah dan kelestarian lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang.

Stephanus Madang dalam sambutan Bupati, menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah memerlukan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Tanggung jawab tersebut tidak hanya berada pada Dinas Lingkungan Hidup, tetapi membutuhkan keterlibatan perangkat daerah, pemerintah kampung, pelaku usaha, dan masyarakat.

Melalui seminar awal tersebut, seluruh peserta diharapkan dapat menyamakan persepsi, memperkaya gagasan, serta membangun kesepahaman mengenai arah pengelolaan sampah di Mahulu. Berbagai masukan yang dihimpun akan menjadi bahan penyempurnaan agar Dokumen RIPS mampu menjawab kebutuhan daerah dan dapat diterapkan secara optimal.

Lewat Sambutannya Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada DLH dan Tim Tenaga Ahli Universitas Mulawarman yang mendampingi proses penyusunan Dokumen RIPS. Dokumen yang dihasilkan diharapkan menjadi landasan untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang semakin efektif, terpadu, dan berkelanjutan guna mendukung terwujudnya “Mahulu Melaju: Maju, Merata, Berkelanjutan”.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, drg. Agustinus Teguh Santoso, M.Adm.Kes., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mahulu, Solman, S.Hut., M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mahulu, Agus Darmawan, S.Pd., M.Si., Camat Long Bagun, Bonifasius, S.Hut., Tenaga Ahli Universitas Mulawarman, Ir. Juli Nurdiana, S.T., M.Sc., IPU., ASEAN Eng., serta perangkat daerah dan peserta seminar lainnya. (Prokopim)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *