Tangerang – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan menghadiri kegiatan Koordinasi Penetapan Lokasi Penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, pada Kamis (11/06/2026).

Dalam Kegiatan yang berlangsung pada Rabu hingga Jumat, 10–12 Juni 2026, bertempat di Atria Hotel Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten ini. Bupati Mahulu hadir didampingi Kepala Bappelitbangda Mahulu, Yohanes Andy Abeh, S.Sos., M.Si., Kepala PUPR Mahulu, Didik Subagya, S.E., M.Si., Kepala Disdikbud Mahulu dalam hal ini diwakili Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah, dan Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Mahulu, Radhitya Wibawa, S.Sos, M.Si., serta turut hadir dalam kesempatan ini Ketua TP3D Kabupaten Mahulu, Dr. Bonifasius Belawan Geh, SH., M.Si.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen dan verifikasi lapangan terhadap usulan lokasi SNT yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Mahulu. Dalam hasil asesmen tersebut, lokasi yang diusulkan Kabupaten Mahulu masuk dalam kategori calon lokasi prioritas penyelenggaraan SNT Tahun 2026. Namun demikian, masih diperlukan koordinasi lanjutan untuk memastikan sejumlah aspek penting, antara lain kesiapan lahan, dukungan pemerintah daerah, serta pemenuhan persyaratan teknis penyelenggaraan.

Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan dalam pertemuan ini, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi peluang strategis bagi daerah dalam memperkuat kualitas layanan pendidikan, khususnya di wilayah perbatasan dan pedalaman.

“Kami menyambut baik hasil asesmen yang menempatkan Mahakam Ulu sebagai calon lokasi prioritas penyelenggaraan Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun 2026. Ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan di daerah perbatasan dan pedalaman.”

Pemerintah Kabupaten Mahulu berkomitmen penuh dalam menyiapkan seluruh aspek yang dibutuhkan, mulai dari kesiapan lahan, dukungan kebijakan daerah, hingga pemenuhan persyaratan teknis. Melalui koordinasi ini, kami berharap proses penetapan dapat berjalan optimal sehingga SNT benar-benar hadir dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia di Mahakam Ulu,” ujarnya.

Melalui kehadiran dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mahulu menunjukkan komitmen dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan, khususnya dalam mendorong terwujudnya Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.

Kegiatan koordinasi ini diikuti oleh kepala daerah bersama perangkat terkait, termasuk Bappeda dan Dinas Pendidikan, yang dibagi dalam lima (5) kelompok. Kabupaten Mahulu masuk didalam kelompok 5 bersama Kabupaten Tarakan, Pasaman Barat, Bangka Tengah, dan Hulu Sungai Tengah, bertempat di Ruang Ivory, Lantai G, Hotel Atria. Agenda kegiatan meliputi pembahasan usulan per daerah, pleno internal, serta penyusunan rencana tindak lanjut sebagai bagian dari proses penetapan lokasi SNT secara nasional.

Dalam kesempatan tersebut, dihadiri Kepala Bagian Program dan Pelaporan, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Nandana Aditya Bhaswara, S.S.T., M.M.,Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Utara, Febry H.J. Dien, S.T., M.Inf.Tech (Man), dan Ketua Tim Kerja Kelembagaan Dit. PKPLK, Wiwiet Heriyanto. (Prokopim/tha)

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *