“Bupati : Kolaborasi Tidak Hanya Difokuskan pada Peningkatan SDM, Tetapi Juga Pengembangan Riset Terapan Sektor Pertanian, Perikanan, Ekonomi Masyarakat, dan Penguatan Kewirausahaan Pemuda Mahulu”
Makassar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) dan Universitas Hasanuddin (UNHAS) resmi memperpanjang Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
Perpanjangan kerja sama tersebut menjadi sebuah upaya berkelanjutan dalam mengakselerasi pembangunan daerah dengan ditandainya penandatanganan MoU antara Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan bersama Wakil Rektor IV Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan bisnis UNHAS, Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, S.T., M.Phil., yang dilaksanakan di Ruang Rektorat UNHAS Makassar pada Selasa (02/06/26)
Bupati Mahakam Ulu hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos.,M.M., Ketua TP-PKK Mahulu, Mega Petra Marten, S.H., M.H., Ketua TP3D yang diwakili Ketua Bidang Komunikasi Publik, Digitalisasi dan Teknologi Owena Mayang Shari Belawan, S.Ak., M.A., Inspektur Inspektorat, Margono, ST., M.Si., Kaban Bapelitbangda, Yohanes Andi Abeh, S.Sos., M.Si., Kadisdikbud, Samson Batang, S.Sos., M.Si., Kabag Kesra, Agnes Luaq, S.Pd.,sd., Kabag Pemerintahan, Yusrinda Prababeni, S.IP., M.IP., Kabag Prokopim, Christianus Arie Dedy Bang, S.E., M.Si., Kabid Pendidikan Dasar dan Menengah Pertama, Radhitya Wibawa, S.Sos., M.Si., Perwakilan Bagian Hukum Setkab Mahulu, Fransiska W.L., S.H., M.Si., yang disambut baik oleh Wakil Rektor Universitas Hasanuddin, beserta civitas akademika Unhas.
Dalam sambutannya, Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Hasanuddin atas komitmen dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui pengembangan sumber daya manusia dan pendampingan akademik bagi pemerintah daerah.
“Kerja sama yang telah terjalin selama ini memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Mahulu. Kualitas sumber daya manusia terus meningkat dan berbagai produk hukum daerah yang dihasilkan menjadi lebih kuat secara akademis serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bupati.
Angela Idang Belawan menjelaskan bahwa sebagai daerah otonom termuda di Kalimantan Timur, Mahakam Ulu masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama terkait keterbatasan aksesibilitas, infrastruktur, dan kebutuhan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
Melalui perpanjangan MoU tersebut, Pemkab Mahulu berharap cakupan kerja sama dapat diperluas ke berbagai bidang strategis, mulai dari peningkatan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah, penguatan kapasitas pemerintahan, pengembangan tata ruang wilayah, sektor pertanian, hingga pengembangan perikanan darat.
“Melalui perpanjangan kerja sama ini, kami berharap semakin banyak putra-putri Mahulu yang memperoleh akses pendidikan tinggi berkualitas. Selain itu, kami juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung pembangunan daerah,” kata Bupati.
Bupati Mahulu Angela Idang Belawan meyakini sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk menghadirkan kebijakan pembangunan yang lebih terukur, berbasis riset, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Untuk itu melalui Perpanjangan kerja sama ini diharapkan semakin memperkuat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dan Universitas Hasanuddin serta menghasilkan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat” tutupnya.
Sementara itu Sekda Mahulu Stephanus Madang berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dan Universitas Hasanuddin tidak hanya berfokus pada peningkatan sumber daya manusia, tetapi juga diarahkan pada penelitian yang mampu menjawab berbagai persoalan strategis daerah.
Menurutnya, kegiatan penelitian dan pengabdian perguruan tinggi perlu berbasis pada kebutuhan riil pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung program prioritas Pemkab Mahulu di bidang ketahanan pangan.
“Dalam konteks penelitian, kami berharap dapat diarahkan pada persoalan-persoalan yang dihadapi daerah, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Kami melihat Makassar memiliki banyak keberhasilan di sektor pertanian dan perikanan yang dapat menjadi referensi bagi Mahulu,” ujar Sekda.
Ia menilai pengalaman dan inovasi yang telah dikembangkan di Sulawesi Selatan dapat menjadi bahan pembelajaran untuk diterapkan di Mahakam Ulu, terutama dalam pengembangan sektor perikanan berbasis masyarakat.
Salah satu contoh yang menarik perhatian adalah konsep kampung nelayan yang menurutnya tidak hanya dapat dikembangkan di wilayah pesisir, tetapi juga di kawasan sungai yang menjadi karakteristik utama Kabupaten Mahakam Ulu.
“Kampung nelayan tidak hanya ada di wilayah pantai, di Mahulu, konsep serupa juga sangat memungkinkan dikembangkan di sepanjang aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Ini memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola dengan baik,” kata Sekda.
Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa pengembangan sektor pertanian dan perikanan juga dapat menjadi ruang tumbuh bagi kewirausahaan generasi muda di Mahakam Ulu.
Menurutnya, pemuda daerah perlu didorong untuk melihat berbagai peluang usaha yang tersedia melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal, sehingga tidak semata-mata berorientasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kita ingin membuka wawasan generasi muda bahwa peluang untuk berhasil tidak hanya melalui jalur ASN. Masih banyak sektor produktif yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan dan motor penggerak ekonomi masyarakat,” jelas Stephanus Madang.
Sekda Stephanus Madang menambahkan bahwa perpanjangan kerja sama dengan Universitas Hasanuddin sejalan dengan program prioritas Bupati Mahakam Ulu dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, mendorong inovasi pembangunan, serta mengoptimalkan potensi daerah.
“Pada prinsipnya, kerja sama yang sudah terjalin harus terus dikembangkan dan diperluas manfaatnya. Kami berharap kolaborasi ini mampu melahirkan berbagai program konkret yang memberikan dampak langsung bagi kemajuan Mahakam Ulu dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(Prokopim/vta)


Tidak Ada Komentar