SAMARINDA – Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, membuka Rapat Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Mahulu di Ballroom Mandapa 2 Hotel Fugo, Senin (02/03/2026). Forum ini digelar untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD, Nor Lili Bulan, Wakil Ketua II DPRD, Desiderius Dalung Lasah, Sekretaris Daerah Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.M., Ketua TP3D, Dr. Bonifasius Belawan Geh, S.H., M.E., Asisten Bidang Administrasi Umum, Kristina Tening, S.H., M.Si., unsur Forkopimda, pimpinan perbankan, pimpinan perusahaan, camat se-Kabupaten Mahulu, serta anggota Forum CSR.
Dalam sambutannya Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha sebagai mitra strategis.
“Pembangunan daerah yang berkelanjutan merupakan usaha kolektif yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk dunia usaha,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa Forum CSR menjadi ruang penyelarasan program tanggung jawab sosial perusahaan dengan prioritas pembangunan daerah agar terarah, terukur, dan berdampak nyata.
“Melalui forum ini, kita berharap program CSR dapat lebih terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” jelas Bupati.
Angela Idang Belawan juga menegaskan bahwa semangat CSR sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 tentang pemanfaatan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Karena itu, program CSR diharapkan difokuskan pada isu strategis daerah, antara lain peningkatan sanitasi dan kesehatan lingkungan, percepatan penurunan stunting, penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta pelestarian lingkungan hidup termasuk kawasan hutan tropis bagian dari Heart of Borneo.
“Oleh sebab itu sekali lagi ditegaskan bahwa CSR ini tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi harus diarahkan pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ungkap Angela.
Lebih lanjut, ia berharap penyusunan program CSR mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan daerah agar selaras dengan visi “Mahulu Melaju: Maju, Merata, dan Berkelanjutan.” Dunia usaha diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga terhadap penyelesaian persoalan sosial dan lingkungan masyarakat.
“Saya berharap melalui Forum CSR ini, akan terwujud dampak nyata berupa peningkatan kualitas hidup masyarakat, akses layanan dasar yang lebih baik, serta tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat di berbagai wilayah. Tentu Saya juga mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah, serta berharap Forum ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha,” tutupnya. (Prokopim/vta)


Tidak Ada Komentar