Long Pahangai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus memperkuat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat melalui peluncuran Program Rukun Tetangga (RT) dan Dasawis...
Long Pahangai – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) terus memperkuat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat melalui peluncuran Program Rukun Tetangga (RT) dan Dasawisma, yang secara langsung diluncurkan Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan di Lamin Adat Kampung Long Pahangai I, Kecamatan Long Pahangai, Kamis (08/10/26).
Program yang menjadi bagian Visi dan Misi Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan dan Wakil Bupati, Suhuk, S.E., ini diarahkan untuk memperkuat peran RT sebagai penggerak pembangunan lingkungan serta Dasawisma sebagai ujung tombak pemberdayaan keluarga.
Mengawali sambutannya, Bupati Angela menegaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui program unggulan ini, Pemkab Mahulu melanjutkan dan menambah alokasi Dana RT sebesar Rp 200 juta hingga Rp 300 juta per RT per tahun, serta Program Ketahanan Keluarga sebesar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta per Dasawisma per tahun.
Pelaksanaan kedua program tersebut dilakukan melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada pemerintah kampung. Karena itu, Bupati minta para petinggi kampung, ketua RT, dan pengurus Dasawisma memastikan setiap perencanaan dan penggunaan anggaran dilakukan sesuai kebutuhan serta dapat dipertanggungjawabkan.
“RT memahami persoalan lingkungan, sedangkan Dasawisma berada lebih dekat dengan kehidupan keluarga. Karena itu, keduanya harus mampu menjadi penggerak yang melihat kebutuhan masyarakat secara nyata,” tegasnya.
Angela Idang Belawan juga menekankan pentingnya peran Tim Pendamping dan Tenaga Ahli GerbangMas dalam mendukung pelaksanaan program, mulai dari tahap perencanaan, administrasi, pelaksanaan hingga evaluasi. Dengan pendampingan yang optimal, program diharapkan berjalan tertib dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, Ia meminta RT dan Dasawisma turut memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih, ketahanan pangan keluarga, dan kesehatan di tengah kondisi kemarau yang melanda sejumlah wilayah Mahulu.
Lanjut Angela berharap peluncuran program ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan ketahanan keluarga, serta mendorong pemerataan manfaat pembangunan hingga ke tingkat kampung.
"Saya yakin melalui Program RT dan Dasawisma, dapat mendorong pembangunan yang berangkat dari kebutuhan masyarakat, dengan mengoptimalkan peran lingkungan dan keluarga sebagai fondasi kesejahteraan daerah." tutup Bupati.(Prokopim/vta)
Bagikan Artikel Ini